Palembang Langganan Banjuir Tangung Jawab Siapa
PALEMBANG, Pasipost – Sudah menjadi tradisi di beberapa tempat dalam kota Palembang pada saaat musim hujan selalu terendam banjir, tak sedikit rumah-rumah penduduk terendam akibat genangan air, begitu juga
kerugian materi seperti perabotan rumah tangga tadak jarang
mengalami rusak, dari kerugian tersebut siapa yang akan bertanggung jawab, sementara semua kejadian tersebut semua saling menyalahkan, padahal jelas itu kesalahan manusia yang tidak pernah memikirkan tempat bercokolnya air-air tersebut.
Menurut Robi (34) salah seorang warga sekip bendung mengatakan pada psaiapost-Selasa (o4/05/10),“kalau kami tidak asing lagi dengan kedatangan banjir ini, Karena hampir setiap tahun daerah kami ini dilanda banjir, sehingga setiap datang musim hujan kami sudah siap kalau akan banjir, meski demikian kadang kala pada saat datangnya banjir di malan hari kami masih terlelap tidur,pada saat bangun air sudah didalam rumah, karuan saja semua perabotan seperti lemari, kursi dan alat elektronik lainnya sudah terendam air,” keluh Robi.Prihal itu senada dikatakan Heru (29) seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Sekip Kebon Semai, kota Palembang, “memang dulu pada saat musim hujan di tempat kami ini banjir, tapi tidak seperti sekarang, ini kan sudah kelewatan, mada’i nian sampai ke jalan-jalan, mestinya pemerintah peduli, dan mencari penyebabnya, bukan hanya teori saja”, katanya.
Ditempat terpisah pantawan Pasaipost di lapangan di kawasan jalan pangeran air juga mengalami banjir dan jalan mecet mencapai dua kilometer lebih.
Menurut Edy warga sukamaju dirinya sejak kecil tinggal disukamaju namun banjir baru dua tahun ini terjadi akibat banyaknya ruku yang di bangun tampa amdal yang jelas katanya dan ini tangung jawab siapa katanya mengahiri (SBR/BSS)
